Ramadhan bulan penuh rahmat dan magfiroh telah meninggalkan kita semua. Sedih rasanya atmosfir ibadah yang begitu kental meningggalkan kita semua. Ada keraguan, akankan kita bertemu Ramadhan yang akan datang? akankah kita masih diberi kesempatan oleh Alloh untuk menikmati ramadhan berikutnya?
Jauh dari itu, kita sebaiknya menginstropeksi diri kita bagaimana Ramadhan yang telah kita jalankan, Apakah hanya mendapat lapar dahaga? atukah yang diinginkan Alloh dalam Al-Qur'an bahwa kita menjadi umatnya yang bertaqwa. Rasanya kita perlu mencatat kebaikan dan keburukan yang telah kita lakukan selama bulan ramadhan agar kita tahu sejauh mana kita berusaha.
Namun ada cara singkat untuk mengetahui apakah ramadhan kita berhasil atau tidak. Ini dilihat Pasca Ramadhan.
1. Adanya peningkatan kuantitas dan kualitas ibadah;
Ini indikator yang teramat penting, kalo boleh dikatakan nomer wahid soalnya indikator ketaqwaan adalah ibadah. Peningkatan disini boleh dikatakan adalah peningkatan sebelum dan sesudah ramadhan. Misal kita sholatnya sering bolong, maka setelah ramadhan sudah ga lagi, trus bila dulunya ga sering jamaah dimasjid kini seneng, penting ni bagi cewek2 yang dulunya masih seneng mengumbar aurat sekarang berpakaian rapi alhamdulillah pakai kerudung dan lebih bagus lagi jilbab (numun sewu=yang sar'i sesuai di Qur'an)
2. Adanya rasa kedekatan dengan Alloh;
Tentu seorang yang "pedekate' dengan Alloh saat ramadhan akan merasa rindu dan dekat dengan-Nya bila Ramadhanya sukses. Ini tergantung diri masing-masing, karena dalamnya perasaan sulit ditakar, tapi menurut Rosul orang yang beriman tu bila mendengar firman Alloh, bergetar hatinya... sudahkan kita seperti itu?
Mungkin kita perlu mengaca lagi bagaimana ramadhan kita berhasil, tenang belum terlambat, biar ramadhan kita berhasil mari kita tingkatkan kualitas ibadah dan keimanan kita pasca ramadhan. InsyaAlloh, bila ada usaha pasti ada jalan.
Tak lupa Minal aidzin walo faidzin, bila ada kata2 fendi yang menyinggung mohon maaf ya... Selamat hari Raya Idul Fitri 1430H Wassalam...
21 September 2009
9 September 2009
Ramadhan = DIKLAT HATIKU
Ramadhan... ya ramadhan, bulan penuh hikmah, pahala dan ampunan. Andaikata setiap bulan bertuah seperti ramadhan niscaya hanya kebahagiaan.
Ramadhan kali ini terasa spesial bagiku, kerena kali ni aku benar-benar konsentrasi tanpa memikirkan keterikatan aktifitas yang mengganggu. Aku telah memutuskan untuk meninggalkan sementara aktivitas yang menyita banyak waktu untuk menyambut ramadhan.
Ramadhan kali ini ku niati sebagai ajang diklat alias pendidikan kilat. Aq merasa selama ini diriku kurang belajar dan tlah puas dengan yang aku miliki. Ku teringat perkataan rosul bahwa manusia diwajibkan tholabul ilmi sampai malaikat maut menjemput. Belakangan ku kurang belajar tentang hidup, kok rasanya hidup ni kering...seperti di padang pasir, kurang makna... kurang rasa. Apa yang kulakukan banyak hura-hura.
Ya Alloh ku niatkan bulan ramadhan ni tuk belajar mensyukuri nikmatmu. Ijinkan ku belajar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Ijinkan aku menjadi hambamu yang pandai bersyukur, jadikan aku manusia yang mendapat rahmat dan ampunanmu di akhir Ramadhan....
Ramadhan kali ini terasa spesial bagiku, kerena kali ni aku benar-benar konsentrasi tanpa memikirkan keterikatan aktifitas yang mengganggu. Aku telah memutuskan untuk meninggalkan sementara aktivitas yang menyita banyak waktu untuk menyambut ramadhan.
Ramadhan kali ini ku niati sebagai ajang diklat alias pendidikan kilat. Aq merasa selama ini diriku kurang belajar dan tlah puas dengan yang aku miliki. Ku teringat perkataan rosul bahwa manusia diwajibkan tholabul ilmi sampai malaikat maut menjemput. Belakangan ku kurang belajar tentang hidup, kok rasanya hidup ni kering...seperti di padang pasir, kurang makna... kurang rasa. Apa yang kulakukan banyak hura-hura.
Ya Alloh ku niatkan bulan ramadhan ni tuk belajar mensyukuri nikmatmu. Ijinkan ku belajar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Ijinkan aku menjadi hambamu yang pandai bersyukur, jadikan aku manusia yang mendapat rahmat dan ampunanmu di akhir Ramadhan....
Langganan:
Postingan (Atom)
