21 Mei 2010

SELAMAT JALAN SANG MAESTRO

Semua yang berada di bumi pasti kelak akan meninggalkan bumi.... Semua yang diciptakan sang Maha Kuasa kelak pasti juga akan kembali kepadanya. Manusia pada hakekatnya hanya sementara berada di posisi kefanaan duniawi, namun kampung akherat adalah tempat hidup sejati dan abadi....
Bengawan Solo, riwayatmu dulu... tentu lagu ini sering berkumandang di telinga kita sejak masa perjuangan bahkan telah mengilhami banyak orang karena liriknya yang bersahaja. Tak hanya itu, lirik-lirik lagu sang maestro telah menyihir banyak orang hingga manca negara, sebagai bukti lagu Bengawan Solo telah di terjemahkan dalam 4 bahasa yaitu Inggris, Belanda, Mandarin dan Jepang. Saking gilanya orang Jepang dengan langgam keroncong ini, mereka mendirikan yayasan gesang untuk mengenang dan menghargai karya-karya sang maestro....
Namun kini sang maestro telah meninggalkan kita semua, bukan kecewa... namun sudah banyak jasamu bagi bangsa ini. Kami kaum muda belum dapat mengharumkan bangsa seperti yang lakukan lebih dari 92 tahun usiamu... hingga akhir hayatmu-pun, pesan untuk menghargai karya bangsa sendiri masih sempat kau amanahkan kepada kami...., kau minta kami lestarikan keroncong yang kini telah diklaim bangsa Malingsia...., yang lagu kebangsaanya pun menjiplak lagu keroncong....
Kami sebagai generasi muda sangat membanggakanmu, walau memang kami tidak sanggup mempertahankan apa yang menjadi harapanmu selama ini.
Selamat jalan Eyang Gesang... Selamat jalan sang maestro.... bangsa ini bangga dan takan melupakan semua jasamu....semoga amal kebaikanmu diterima Alloh SWT... amin...
(foto di ambil dari indonesiatunes.com dan budihlm.blogspot.com)

20 Mei 2010

SEKETRARIAT BERSAMA LANGGENGKAN KEKUASAAN TANPA PROGRAM JELAS UNTUK RAKYAT

Prahara semakin deras saja menimpa negeri ini. Tak hanya bencana namun prahara juga menimpa sistem kenegaraan kita ini. Pertama adalah prahara hukum, ditandai dengan munculnya banyak mafia hukum alias markus alias mickey mouse kasus (oleh:ruhut sitompul). Kedua adalah prahara ketata negaraan, dimana muncul satgas-satgas yang tak jelas juntrungannya... mirip tameng pemerintah untuk bersembunyi dari kebobrokan sistem yang didengung-dengungkan menjadi lebih baik nyatanya malah jadi semakin gila dan merajalela. Yang ketiga adalah prahara demokrasi dimana dibentuk sekber partaio pemerintah.
Sekber alias sekretariat bersama adalah sebuah wadah terbaru partai koalisi yang sering dikaitkan dengan proses pelanggengan kekuasaan pemerintahan baru yang seumur jagung. Namun anehnya wadah ini menimbulkan ketimpangan SISTEM DEMOKRASI.... bagaimana tidak, sekber yang diketuai oleh SBY ini menggandeng pengemplang pajak triliyunan sekaligus ketua umum golkar... Siapa lagi kalo bukan Aburizal Bakrie sang perusak tanah Sidoarjo, melalui lupur lapindo....

Ini adalah jalan damai SBY vs AB yang ditengarai bentrok lantaran SRI MULYANI..., selain itu tak jelasnya SEKBER ini untuk program-program kerakyatan, nampaknya akan semakin menenggelamkan bangsa ini dalam keterpurukan.... L:uar biasanya lagi... DPR hanya akan menjadi setempel. Bagaimana tidak pergerakan anggota DPR (poartai koalisi) akan dikendalikan oleh sekber ini... jadi anggota DPR pilihan rakyat yang menghabisakan dana pemilu 30 T itu akan ditentukan nasibnya oleh pengemplang pajak sejaligus penyokong dana pemerintah terbesar....AB....
Ini merupakan proses yang menciderai demokrasi. Demi menutupi borok Century yang dananya mengalir ke Istana serta kemplangan pajak triliyunan ini, akhirnya pemerintah berdamai dengan penjahat... sekarang sudah tak jelas lagi mana penjahat dan mana penegak hukum, semua sama saja. Kalo sudah begini pada siapa lagi kita harus mengadu. Semoga Alloh SWT mengampuni bangsa ini....amin..