Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

8 November 2017

PENGOBATAN MANDIRI SYARAF KEJEPIT

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya sekitar bulan Juni, saya mengalami syaraf kejepit (HNP ; Herniated Nucleus Pulposus). Awalnya, saya kesulitan untuk ruku’ dan sujud saat sholat, hingga puncaknya suatu malam saya merasakan beratnya bangun dari posisi tidur dan bagaimana sakit dan tersiksanya saat berjalan. Untuk menempuh jarak 10 meter, rasanya seperti puluhan kilometer berjalan. Operasi sudah terbayang di depan mata, biaya besar menghantui pikiran saya, padahal saat itu saya baru resign dari pekerjaan saya dan baru magang di tempat baru, selain itu saya juga baru menikah, perasaan saya campur aduk. Namun kuasa Allah, saya berhasil sembuh tanpa pengobatan medis. Saya akan membagikan pengalaman saya ini kepada temen-temen semua, barangkali ada yang sedang terkena sakit yang serupa mungkin dapat membantu. Namun semua itu semua adalah kuasa Allah, semoga teman-teman yang sedang dilanda penyakit serupa bisa segera Allah sembuhkan. Aamiin.


(Sumber : http://syarafterjepit.org/wp-content/uploads/2016/05/syaraf.jpg)

Saya dahulu bekerja sebagai pengajar di sebuah sekolah swasta di Depok kurang lebih selama 6 tahun. Aktifitas mengajar sangat saya nikmati dan saya anggap sebagai passion dan jalan hidup. Kemudian itu semua berubah sejalan dengan adanya manajemen baru yang ada disekolah tersebut, yang memaksa saya harus meninggalkan pekerjaan yang sangat saya cintai tersebut. Setelah keluar dari pekerjaan saya itu, saya mendapat tawaran bekerja di sebuah perusahaan konten pendidikan online di Jakarta dengan masa percobaan selama tiga bulan barulah saya akan ditetapkan menjadi pekerja tetap atau tidak.

Biasanya saya hanya butuh 10 menit untuk menuju tempat kerja dengan motor, aktifitas yang ringan diselingi dengan duduk dan berdiri. Namun sejak pindah ke lokasi kerja yang baru, saya harus naik motor 20 menit dan kemudian dilanjutkan naik kereta kurang lebih selama 1 jam dengan berdesakan dan berdiri. Jadi saya sehari kalo ditotal naik motor selama 40 menit dan berdiri selama 2 jam setiap hari. 

Awalnya saya tidak merasakan gejala apa-apa, namun di suatu siang sehabis menjalankan sholat dhuhur di masjid, ketika ingin meninggalkan shaf, apakah salah langkah atau gerak, tiba-tiba ada rasa nyeri dipunggung seperti orang terkilir. Namun saya belum menyadarinya, sehingga saya abaikan rasa itu.

Hari berganti hari, rasa nyeri itu semakin parah dan saya tidak nyaman sama sekali saat berjalan. Saya ketika berjalan seperti ada yang mengganjal di punggung, sehingga saat berjalan saya seperti agak nungging seperti bebek (tahulah kalian, he4). Kemudian sampailah pada suatu malam, setelah pulang kerja saya tiduran di ruang depan diatas karpet dan punggung bagian bawah saya ganjal pake buku kimia setebal 10an sentimeter. Saya sempat tertidur beberapa jam, namun tiba-tiba nyeri mendera di seluruh punggung dan paha saya. Sakit luar biasa dan panas rasanya. Untuk memiringkan badan saja saya harus teriak. Kemudian saya coba pindahkan tubuh saya ke kasur, namun saya lakukan dengan merayab di tembok, sejengkal demi sejengkal saya menuju tempat tidur, dan saya rebahkan tubuh saya di atas kasur. Namun sakit itu tak kunjung reda, setelah berbaring 15 menit, saya ingat bahwa di dekat ada tukang urut. Lokasinya ada di sini

Dengan perjuangan keras, tengah malam itu saya menuju rumah tukang urut, merayap dari satu pagar ke pagar lain. Namun, ternyata tukang urut tersebut hanya buka dari jam 6 pagi – 12 siang aja, dari selasa sampai minggu (hari senin libur) dan untuk biaya seikhlas kita aja. Saya mendapat informasi ini dari tetangganya. Jadilah saya pulang kembali dan mencoba beristirahat dan menahan sakit yang sudah menjalar.Keesokan harinya, saya kembali datang dan saya mendapat urutan ke-3, teman-teman harus datang setelah subuh untuk mendapat urutan awal, karena jika terlalu siang, nyi tukang urutnya akan menolak. 

Saya diurut kurang lebih satu jam dan badan saya jauh lebih enteng, saya sudah bisa berjalan meskipun belum bisa dengan tegak. Saya kembali ke rumah, kemudian saya cari-cari video untuk terapi HNP ini. Saya temukan dua cara. Yaitu dengan senam HNP dan doa. Saya coba, dan rasa nyeri berkurang secara signifikan, ini alamatnya video youtube yang saya gunakan untuk senam :



Kemudian, saya juga mendapat video doa untuk syaraf kejepit dalam Islam.


Kemudian selain senam dan doa, saya juga melakukan terapi dingin-panas. Yaitu 15 menit dengan kompres air dingin, kemudian 15 menit kompres air panas. Air dingin ini saya masukan ke dalam botol dan dicampur dengan es batu, sama halnya dengan air panas, saya masukan ke dalam botol untuk kemudian disekakan di daerah yang sakit.

Jadi rincianya begini yang saya lakukan :
Sehabis sholat subuh saya berdoa sesuai yang diajarkan pada video kedua. Kemudian saya lanjutkan dengan terapi panas dingin kurang lebih selama 1 jam. Kemudian saya lanjutkan dengan senam seperti pada video pertama selama 1 jam. Kemudian saya lanjutkan dengan terapi panas – dingin selama 30 menit dan sata tutup dengan doa.

Hal itu saya ulang-ulang selama 3 kali sehari yaitu sehabis sholat subuh, sehabis sholat dhuhur dan sehabis sholat isya. Alhamdulillah dalam waktu 2 minggu, HNP saya sudah hilang sama sekali. Puji syukur kehadirat Allah, saya merasa seperti terbebas dari belenggu kekang dan merasa seperti orang yang merdeka, bahkan saya bisa berlari-lari dengan lepas tanpa rasa nyeri sama sekali.

Semoga hal ini bermanfaat bagi temen-temen semua. Saya sangat bersyukur disembuhkan Allah tanpa sedikitpun obat atau proses medis. Saya hanya bener-bener pasrah saat itu, hanya memohon kepada Allah kesembuhan. Semoga temen-temen yang merasakan hal yang serupa bisa segera disembuhkan oleh Allah dan kembali sehat seperti sedia kala.

15 Februari 2015

Merawat Radiator



Melihat fungsinya, radiator menjadi bagian mobil yang amat penting untuk menjaga suhu tetap stabil. Perawatan minim, lalai mengecek volume air radiator, atau menggunakan cairan yang kurang baik tentu membuat kondisinya merosot dan otomatis menyebabkan mesin mengalami overheating yang berdampak pada suara mesin yang tidak normal, boros bahan bakar bahkan mogok.


Agar kinerja radiator optimal, pemilik mobil memang bisa menggunakan air biasa. Akan tetapi, cairan terbaik untuk radiator adalah air suling yang sering disebut aqua destilata atau cukup disebut aquades.
Selain dibeli di took-toko kimia, beberapa pemilik mobil bisa mengumpulkan tetesan air AC di rumah sebagai pengganti aquades. Cara ini pun bisa digunakan, asal bisa dipastikan air tersebut bersih, tidak terkontaminasi kotoran atau mineral.
Patut dipertimbangkan, beberapa orang menghindari menggunakan air mineral untuk radiator lantaran pada suhu kerja mesin dikhawatirkan mineral-mineral yang terkandung di dalam air akan menjadi endapan yang menempel pada dinding atau saluran pendingin.
Selain aquades, radiator bisa diisi pula dengan radiator coolant yang mampu memberikan nilai tamb ah. Selain memiliki titik didih yang tinggi, cairan ini bisa melumasi dinding sehingga menekan pertumbuhan karat.
Menggunakan cairan radiator yang baik tidak serta merta menjamin suhu mesin mobil tetap terjaga. Ada beberapa perawatan yang harus dilakukan agar kerja mobil bisa optimal.
Bentuk perawatan tersebut, misalnya memeriksa beberapa komponen radiator seperti tutupnya. Karet yang ada dibawah tutup radiator lambat laun akan mengeras, secara otomatis karet yang keras tersebut tidak akan mampu lagi menahan uap air radiator, yang idealnya uap ini akan “dilarikan” ke tabung cadangan, atau mencegah air keluar.
Bagian lain yang bisa diperhatikan adalah sarang radiator. Di sini, pemilik mobil dituntut untuk cermat melihat kisi-kisi pada sarang radiator. Kalau ada kotoran, debu atau batu kecil yang menempel di sana, segeralah bersihkan yang hal ini bisa dibantu dengan menggunakan air compressor.
Dianjurkan pula untuk melihat jarak sarang radiator dengan kipas agar tidak saling berbenturan. Bila perlu, Anda luruskan alur kisi radiator menggunakan mata obeng secara perlahan agar aliran udaran bisa keluar dengan lancar.


30 Maret 2014

Membuka Youtube Yang Terblokir

Suatu saat ketika kita sedang mencari sebuah video untuk dilihat atau didownload di situs www.youtube.com dan setelah kita dapat ternyata video tersebut tidak dapat dibuka karena banyak alasan, apa lagi itu sangat penting untuk urusan tugas kuliah misalnya. Itu pasti rasanya mak jleb dan membuat jengkel...



Alasan yang sering biasanya adalah video tersebut tidak bisa ditayangkan karena kita berada di negara tertentu, dan Indonesia adalah salah satunya yang sering terkena. 
Pengalaman pribadi penulis sebagai penggemar badminton yang banyak live streaming via Youtube jadi nyesek kalo sampai diblokir. 
Setelah hampir sebulan terakhir pusing dengan masalah ini, akhirnya saya menemukan cara yang keren dan manjur untuk bisa membuka situs-situs ini yang diblokir karena salah satu pihak swasta Indonesia memiliki hak siar di Youtube, sehingga otomatis terblokir dari provider-nya.
Kita mengakalinya dengan mengubah negara akses kita dari Indonesia menjadi negara lain, yang lazim biasanya Inggris atau Amerika (terus terang saya bukan penggemar negara2 ini he4). Tak taulah, tapi mungkin saking digdayanya, pokoknya kalo bawa2 nama mereka urusan jadi lancar...he4




Yah.. kita dapat menggunakan software HOLA, yang bisa menghendel (ejaanya sesuai EYD) masalah pemblokiran karena posisi kita. 
Langkah2nya cukup mudah...
1. Buka hola.org
2. Pilih logo Chrome di ''Also On'' (kalo pake mozila, coba klik gambar yang mozila)
3. ada file yang ter-donwload, dan pilih ''Adding to Chrome'' atau sejenisnya
4. setelah selesai, buka YouTube dan di Pojok kanan-atas ada Logo Hola, lebih tepatnya di sebelah        ''Link Address''
5. Pilih negara (kalo saya USA) dan tunggu loadingnya selesai
6. Buka youtube dan fuila.... anda bisa mengakses lancar
Demikian tips singkat dari saya...
Jika anda pakai tips ini... JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR GAN...! he4

9 November 2013

MEMBERSIHKAN NODA MEMBANDEL PADA LANTAI KERAMIK ATAU PERABOTAN PORSELEN


Membersihkan lantai atau perabotan merupakan pekerjaan rutin yang sering kita lakukan hampir setiap minggu. Bahkan kalo kegiatan bersih-bersih adalah pekerjaan kita, maka bisa dipastikan itu kita laksanakan setiap hari. 


Namun pernahkan anda menemui kasus , kendati lantai sudah kita bersihkan berulang-ulang bahkan dengan sikat, namun tetap saja ada noda yang masih menempel dan tertinggal di lantai. Kasus seperti ini pasti membuat kita kesal.
Kekesalan itu akan berujung penggunaan alat yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Misal kita korek pakai pisau, pake sendok atau bahkan pakai obeng. Resiko bahan keramik dan porselen yang mahal tergores sangatlah tinggi. Tentu itu akan menambah kesal bukan? Ha4
Eits, santai sajalah, semua ada jalan keluarnya.
Untuk kotoran-kotoran yang menempel dan membandel pada lantai, biasanya didapat dari cat, makanan berlemak. Untuk noda-noda semacam ini ikuti langkah berikut :
1. Basahi permukaan dengan air hangat yang dicampur dengan detergen.
2. Gosok pelan-pelan dengan sikat halus (paling cocok dengan sikat gigi bekas)
3. Dan siram dengan air dingin. 

Untuk kotoran yang levelnya lebih sulit lagi, semisal kerak yang lama tidak tersentuh atau juga yang menempel di bak dan dinding kamar mandi, boleh mengikuti saran saya :
1. Gosok kerak dengan amplas yang paling halus, beli di toko besi. Biasanya bisa beli dengan ukuran permeter. Tenang saja, murah. Hanya 4ribuan permeter
2. Kemudian tetesi dengan asam klorida pada bagian kerak. Asam klorida (HCl) adalah asam yang cukup kuat sehingga disarankan memakai sarung tangan plastic atau karet. HCl juga bisa di beli di toko besi, juga murah sekitar 10 ribu perliter.



3. kan muncul busa putih saat reaksi terjadi, itu wajar kok.
4. Tunggu beberapa saat hingga HCl berhenti bereaksi biasanya tidak lagi muncul lagi busa.
5. Setelah itu baru deh disiram pake air, in sha Alloh noda membandel hilang dan keramik akan kembali seperti sedia kala.
Selamat mencoba…